Suluh Media, Kab.Banjar – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin bersama Ketua Majelis Ekonomi PWM Kalimantan Selatan melakukan kunjungan dan kerjasama dengan BPBAT Mandiangin yang bertempat di Mandiangin, Kab. Banjar (9/6/2021). BPBAT Mandiangin sendiri tidak hanya melayani di Kalimantan Selatan, akan tetapi ada 8 Provinsi yang dilayani oleh BPBAT Mandiangin.

Foto Bersama Kepala BPBAT Mandiangin

Dalam kesempatan ini Kepala BPBAT Andi A.D.O memberikan gambaran tentang pembibitan hingga produksi ikan untuk masyarakat, di kawasan BPBAT Mandiangin sendiri sekarang ini sedang melakukan pembibitan dan pembesaran ikan gabus, nila, papuyu, dan lele yang di produksi secara besar dengan menggunakan Bioflok. Metode bioflok sendiri adalam sebuah kolam bulat yang besar dengan menggunakan terpal, di tambah lagi dalam bioflok ini diberi alat pendeteksi untuk kadar air.

Foto Bersama Kepala Balai BPBAT Mandiangin

Pembudidayaan ikan ini dijalankan dengan pemanfaatan Teknologi 4.0, seperti IoT dan Aquaculture Mobile App sebagai alat untuk pembibitan Ikan Gabus, Papuyu, nila, lele, dan patin. Kepala BPBAT Mandiangin juga mengharapkan dari Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dapat ikut serta bahkan menjadi inisiator dalam pengembangan teknologi untuk pembudidayaan Ikan, seperti halnya pemanfaatan barang bekas untuk membuat sebuah alat makan ikan secara otomatis yang jangka waktunya bisa disesuaikan dengan menggunakan handphone/Mobile.

Selain itu, besarnya minat konsumen dalam konsumsi ikan masih cukup besar, dalam sektor ekonomi pula pembibitan dan pembesaran ikan ini dapat menjadi modal dan peluang dalam dunia pasar, terlebih lagi konsumsi ikan gabus dan nila. “Fungsi balai bpbat adalah sebagai unit pelaksana teknis yang berada di bawah Kementrian Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas dan fungsi yang salah satunya menginformasikan teknologi dalam pembudidayaan ikan kepada masyarakat.

“Ada dua cara penyampaian kepada masyarakat, seperti memberikan percontohan langsung kepada masyarakat, kedua kami juga menerima atau melatih semua stakeholder yang ingin melakukan magang atau pelatihan untuk mengetahui teknologi yang kita kembangkan dan ini terbuka untuk umum. Bahkan kami di sini mempunyai beberapa komoditas yang sedang di kembangkan seperti, ikan gabus, papuyu, jelawat, baung, lele, nila dan patin. Selain itu kami juga mengembangkan kegiatan pendukung lainnya, seperti produksi pakan alami dan produksi maggot. Selain itu pula kami memberikan informasi dan standar operasional prosedur mulai dari kegiatan pembenihan, pembesaran dan kegiatan produksi induk yang dapat di akses melalui website yang sudah kami sediakan,” Ungkap Andi.

Begitupun halnya yang dituturkan oleh Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Adriani Yulizar bahwa dalam kunjungan yang kali ketiga ini kita mendapat kerjasama yang langsung diaplikasikan dalam bentuk bantuan-bantuan seperti pembibitan, selanjutnya dari BPBAT juga akan mengembangkan IOT yang akan di sambut oleh Fakultas Teknik Prodi Teknik Informatika dalam hal digitalisasi pengelolaan ikan dan aplikasi berbasis internet. Karena aspek digitalisasi sudah merambah di berbagai lini kehidupan dan haparan kedepannya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dapat memahami dan melaksanakannya dengan baik. (UMB/editor)