Suluh Media, Kabupaten Banjar – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banjar melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan berupa hunian tetap (huntap) kepada Wahyudi, penerima manfaat yang tinggal di Tiwingan Lama pada Rabu (05/05). Huntap ini menggantikan rumahnya yang telah hancur akibat longsor beberapa waktu lalu.
Penyerahan Huntap Secara simbolis oleh Wakil Ketua PDM Banjar, Abdul Ghawi kepada Wahyudi.
Sumber foto : dok. Suluh Media

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua PDM Abdul Ghawi dan disaksikan oleh banyak pihak. Acara ini bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadhan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan yang bertempat di Masjid Ammar Bin Yasir, Tiwingan Lama.

Ginanjar Sutrisno selaku Manajer Lazismu Kabupaten Banjar yang ikut mendampingi penyerahan bantuan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari banyak pihak.

“Penyerahan ini amanah dari banyak pihak yang terhimpun melalui Lazismu. Kami ucapkan terima kasih kepada Hiswana Migas Kalimantan Selatan, jamaah Masjid Mujahidin Belitung Banjarmasin yang banyak membantu, selain itu pula donatur individu yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Semoga kebaikan kalian dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya.

Ginanjar menambahkan bahwa untuk pengerjaan hunian tetap, Muhammadiyah menurunkan relawan yang tergabung di MDMC. Sinergi seperti ini dilakukan untuk mempercepat pengerjaan huntap tersebut.

“Untuk proses pengerjaan di lapangan dibantu oleh relawan MDMC. Dengan waktu pengerjaan kurang dari satu bulan akhirnya bisa terselesaikan,” tegasnya.

Dihubungi secara terpisah, Hasbi Rivani, Ketua PDM Kabupaten Banjar menjelaskan pula bahwa Muhammadiyah senantiasa menggelorakan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan sehari hari.

“Ini merupakan bentuk nyata Muhammadiyah dalam menjalankan nilai-nilai keislaman dengan berbuat nyata untuk membantu sesama yang sedang mengalami masalah agar bisa kembali ke dalam kehidupan normal,” jelasnya.

Sementara itu Wahyudi sebagai penerima manfaat bantuan hunian tetap ini menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

“Kami sekeluarga megucapkan terima kasih atas bantuan berupa hunian tetap yang dibangunkan oleh Muhammadiyah sehingga kami bisa beraktivitas dengan menempati rumah sendiri,” ungkapnya.

Adapun Wahyudi selaku penerima manfaat hunian tetap ini merupakan korban bencana tanah longsor yang terjadi pada bulan Januari lalu. Bencana ini mengakibatkan rumah tempat tinggalnya rusak parah sehingga Wahyudi beserta keluarga harus tinggal menumpang di rumah orang tuanya. (MDN)