Ahad pagi (24/01/2021), sejumlah pemuda berikut tiga buah mobil double cabin dan beberapa buah sepeda motor bergerilya menembus terjalnya jalanan lereng pegunungan meratus di kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Desa Patikalain tempat yang mereka tuju, merupakan salah satu kampung dakwah mualaf binaan Pemuda Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah. Yang hari ini telah luluh lantak ketika alam menunjukkan keganasan dan eksistensinya.

Semenjak banjir bandang yang menerjang kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis 10 Januari 2021 dini hari yang telah meluluntahkan hampir seluruh daerah.

Desa patikalain yang termasuk dalam desa di lereng pegunungan meratus merupakan salah satu desa yang terkena dampak terparah. Jalan rusak, jembatan putus dan masyarakat terisolir. Bantuan bencana pun pada akhirnya harus kerja keras untuk sampai ketempat ini.

Proses Pembangunan Jembatan
sumber foto : Dok. Suluh Media

Waktu menunjukan pukul 10 siang, ketika matahari sudah gagah memancarkan sinarnya, rombongan yang juga membawa Wakil Ketua MDMC Kalimantan Selatan, dr Meldy Muzada Elfa, Sp.PD terhenti dikarenakan putusnya jembatan sehinga harus melewati sungai yang beraliran deras, dari tiga buah mobil hanya dua mobil yang mampu melewati arus sungai.

Perjalanan dilanjutkan dan tak berapa lama relawan Muhammadiyah tiba di jembatan putus lainnya, yang berada didekat desa patikalain. “Alhamdulillah hari ini cerah, kerja kita bisa maksimal” ucap Rezky Febrianor salah satu relawan yang juga anggota MDMC HST sambil menenteng beberapa peralatan kebersihan.

Proses Pembangunan Jembatan
sumber foto : dok. Suluh Media

Masyarakat yang menyambut relawan muhammadiyah pun terlihat bergembira, setelah perbincangan dengan beberapa tokoh masyarakat desa, tanpa dikomando seluruh relawan muhammadiyah turun tangan memperbaiki jembatan tersebut

‘Target kita yaitu tersambungnya jembatan darurat yang merupakan akses vital desa patikalain, sehingga akses bantuan bisa disalurkan secara maksimal” ucap dr Meldy Muzada Elfa (Wakil Ketua MDMC Kalsel) yang mengomando jalannya kegiatan

Pembangunan jembatan darurat selesai pukul 14.30 Wita yang dikerjakan oleh masyarakat dibantu oleh relawan muhammadiyah Kalimantan Selatan, dan tambahan personil dari KOKAM Kalimantan Timur dan MDMC Kalimantan Tengah. Tidak lupa tes ketahanan dilakukan dengan dua mobil double cabin untuk memastikan jembatan aman digunakan.

Tampak Warga dan Relawan Muhammadiyah saling Membantu untuk Membangun Jembatan
sumber foto : dok. Suluh Media

Pembangunan tidak cukup sampai disitu, dr Meldy menambahkan, relawan muhammadiyah besok juga akan kembali membangun jembatan darurat kedua yang lokasinya bertempat di jembatan putus pertama kali relawan muhammadiyah lewati untuk mencapai desa patikalain, pekerjaan pembangunan ini akan dilanjutkan besok (Senin 25 Januari 2021).

sumber foto : dok. Suluh Media

Disisi lain relawan muhammadiyah juga membawa sejumlah obat-obatan seperti salep gatal untuk dibagikan kepada warga yang dibutuhkan

Kegiatan ini terselenggara atas arahan MDMC Kalimatan Selatan selaku leading sector dan dukungan oleh Lazismu Kalimantan Selatan, yang pengerjaannya dikerjakan oleh Relawan Muhammadiyah Kalimantan Selatan

Pekerjaan masih panjang, banyak hal harus diperbaiki dan diperhatikan, relawan muhammadiyah akan selalu terdepan bersama warga untuk memberikan bantuan. Tidak hanya Patikalain tetapi juga daerah lainnya di Hulu Sungai Tengah. #SaveHST. *(Muhammad Ridho Muzada Elfa/Editor)