Ust. Awad Ahmad Seff
Masjid Al Istiqomah
09 Rabiul Awwal 1442 H/ 23 Oktober 2020v

  • ‌Dasar daripada nasehat itu ialah ukhuwah.
  • ‌Surah Al Maidah : 77 , jangan melampaui batas, berlebih-lebihan dalam beragama dengan hawa nafsu, hingga banyak yang tersesat, atau disebutkan sesat dan menyesatkan. Walaupun ayat ini ditujukan untuk ahli kitab, namun bisa pula kita maknai umum.
  • ‌Berlebih-lebihan , melampaui batas dalam beragama ini bisa menyebabkan rusaknya umat Islam.
  • ‌Apa sebabnya?
  1. Kekaguman yang berlebihan, kekaguman seperti ini bisa menutup pintu kritik. Akhirnya banyak hal yang dilebih-lebihkan. Dimisalkan, seandainya Nabi Isa dulu tidak memiliki banyak mukjizat, mungkin saja tidak akan ada yang menganggap beliau sebagai Anak Tuhan atau Tuhan.
    Dulu dijaman Rasulullah, walaupun beliau adalah seorang Nabi, beliau tidak lepas dari kritik dari pada sahabat beliau.

Kekaguman kita kepada manusia, cukup didasari atas dasar keilmuan.

Manusia tanpa kritik akan membuatnya tersilap dan lupa diri bahwa ia adalah manusia. Salah katakan salah, benar katakan benar.

  1. Cinta berlebihan, timbul setelah kagum berlebihan. Akibat cinta berlebihan akhirnya timbullah rasa benci kepada orang yang mengkritik orang yang dicintainya itu.

Padahal bahkan Rasulullah sendiripun memiliki sisi kemanusiaan. Di Al Qur’an pun ada ayat-ayat yang ‘mengkritik’ Rasulullah.

Beragama itu penting mengetahui batasannya, jangan ditambah dan jangan dikurangi.

Yang perlu diperhatikan kala kita merayakan bulan maulid :

  1. Baiknya penceramah, Lihatlah dasar ketika bercerita tentang sirah Nabi. Jangan sampai kita mengagungkan Nabi tanpa asas. Jangan menambah-menambah.
  2. Menganggap Nur Muhammad adalah awal dari penciptaan alam semesta. Dasar-dasarnya tidak ada yang shahih. Sedang aqidah harus didasari hal yang shahih.
  3. Kultus terhadap siapa saja. Jangan lupakan identitas ia sebagai manusia, sekalipun ia memiliki hal-hal karomah yang luar biasa.

Akhirnya bid’ah, karena ini berawal dari sikap yang berlebih-lebihan.

Jangan sampai kita seperti Yahudi dan Nasrani yang jatuh karena berlebih-lebihan dan Islam memiliki batasan-batasan yang menjaga kita dari berlebih-lebihan.

Semoga saudara kita menerima nasehat kita karena bersaudara, dan semoga alasan kita menasehati juga karna alasan bersaudara.

Semoga bermanfaat, mohon maaf jika banyak salah dalam menulis.

(PD Pemuda Muhammadiyah Banjarbaru/Reyhan)

Live Streaming YouTube Suluh Media https://youtu.be/Oi9NIttpuJk

Live Streaming Facebook
Ngaji Keliling Banjarbaru
https://www.facebook.com/ngaji.banjarbaru