Ust. Sulikan Sariyun, LC.
Masjid Istiqomah Banjarbaru
21 Safar 1442 H/ 9 Oktober 2020

‌+ Semestinya kita setelah beriman, memiliki pendirian yang teguh. Kokoh dengan kalimah syahadahnya, dan Allah akan berjanji akan memberikan kekuatan kepada oramg itu baik didunia maupun di akhirat.

  • Hidup ini tidak lepas dari perjuangan, maka persiapkanlah dengan ikhlas, rela hati, memberikan segala sesuatunya kepada Allah. Kita memang menjalani sesuatu yang tidak kita ketahui, oleh sebab itu maka senantiasa berpikiran baik, kala muncul pikiran buruk, maka beristighfarlah.
  • Banyak dari kita yang berikrar hidup ini hanya untuk Allah, beribadah kepada Allah, namun nyatanya tidak, kita masih belum mampu berkomitmen dengan apa yang kita ucapkan.
  • Seorang Imam di US, rumahnya jauh dari masjid, perlu naik bis, suatu hari ia tidak punya karcis dan bayar pakai uang, supir mengembalikan dengan kembalian lebih, ketika turun si Imam sadar bahwa kembaliannya lebih, dalam pikiran si Imam ya tidak mengapa hanya kecil saja jumlahnya, sehari duahari perasaan tidak nyaman, akhirnya dikembalikan ke supir, oleh sebab itu, supir tadi akhirnya masuk islam, karena kejujurannya. Oleh karena ia mengenal orang Islam adalah orang-orang yang jujur. Imam menangis, seandainya ia tidak mengembalikan duit 20 sen tadi, maka ia bisa saja menggagalkan niat Supir masuk Islam.
  • Hidup ini maunya meniru lebah, berani, jangan hidup ini meniru falsafah lalat. Berani itu tidak pernah berpikir untuk hidup ditempat yang kotor. Selalu hinggap ketempat yang harum, ada madu, manis. Tapi namanya lalat, biar di mekkah sekalipun ia hinggap ditempat yang kotor, tak pernah ia terpikir untuk singgah ditempat yang ada madunya, bersih.
  • Apa yang harus kita miliki sebagai oramg yang beriman? At Tawakal, ini sering disalahpahami oleh kita, beranggapan bahwa kita ini tidak memiliki daya upaya, padahal dalam Islam seharusnya kita senantiasa melakukan upaya untuk mencapai segala hal yang baik. Inilah yang senantiasa Rasulullah dan Sahabat lakukan.
  • Tidak ada istilah pensiun untuk berbuat baik, jangan merasa cukup untuk hal-hal baik.
  • Ibnu Qayyim mengatakan fungsi hidup kita itu hanya ada 2, Abdullah dan Khalifahtullah. Selain mengabdikan diri kepada Allah , kita juga melangsungkan apa yang Allah perintahkan kepada kita, untuk memperbaiki bumi ini.
  • Ketika kekuatan kita ingin berbuat baik itu tinggi, maka kecenderungan untuk melakukan perbuatan buruk itu akan tertekan.
  • Kalau ingin menjadi Ummat yang utama, penting itu walaupun dimana saja, maka harus ada keduanya yaitu amar ma’ruf nahi mungkar yang didasari keimanan kepada Allah.
Suasana Kajian di Masjid Istiqomah, 9 Oktober 2020. Sumber : Dok. Suluh Media

‌+ Adalah setiap saat Rasulullah itu beristighfar dalam keadaan setiap saat, segala tempat. Maka ini jangan diartikan hanya sekedar menggulir tasbih, namun juga istighfar itu teramalkan dalam setiap perbuatan kita, pikiran kita.

‌+ Tawakal itu dibuktikan dengan kesungguhan berusaha.

Semoga bermanfaat, mohon maaf jika banyak salah dalam menulis.

(PD Pemuda Muhammadiyah Banjarbaru/Reyhan)

Live Streaming Youtube
Suluh Media
https://youtu.be/GlzUqsohFGk

Live Streaming Facebook
Ngaji Keliling Banjarbaru
https://www.facebook.com/ngaji.banjarbaru